HP HYPERX OMEN 15 GB0666AX: LAPTOP GAMING BARU DENGAN IDENTITAS BARU, SEBAGUS APA?

Selamat datang di Calosa Gadget!
Kali ini ada laptop gaming yang menarik perhatian sejak dari namanya sendiri: HyperX Omen 15. Bukan cuma sekadar Omen 15 seperti biasanya, tapi kini dengan label HyperX yang menempel di depannya. Pertanyaannya, apakah cuma soal nama yang berubah, atau ada langkah baru yang lebih serius dari HP di baliknya?
Mari kita buktikan!

SPESIFIKASI

HP HyperX Omen 15 seri GB0666AX ini sebenarnya hadir dalam banyak varian, mulai dari harga Rp2 jutaan. Namun unit yang kami uji kali ini bukan seri termurahnya. Otaknya ditenagai AMD Ryzen 7 260U, ditemani RAM 16GB yang masih menyisakan satu slot kosong untuk upgrade ke depannya jadi nggak perlu khawatir kehabisan RAM untuk kebutuhan produktivitas maupun gaming yang makin berat.

Untuk penyimpanan, SSD 1TB menjamin ruang yang lega, meski sayangnya cuma tersedia satu slot saja tanpa slot tambahan untuk ekspansi. Sementara itu, GPU NVIDIA RTX 5050 jadi andalan utamanya, meski TGP-nya cukup mengejutkan karena hanya 55 watt saja jauh lebih hemat daya dibanding kompetitor sekelas.

Layar laptop ini juga nggak kalah menarik. Panelnya berukuran 15,3 inci dengan rasio 16:10, resolusi 2.5K, cakupan warna 100% sRGB, dan refresh rate 180Hz  kombinasi yang masuk akal banget dipakai untuk kerja kreatif maupun gaming.

DESAIN & DETAIL

Secara keseluruhan desainnya cukup segar meski tidak ada perubahan yang terlalu signifikan dibanding pendahulunya.

Bodi & Material: Balutan warna hitam dengan finishing dove memberi kesan premium namun tetap kasual. Bentuk bodinya sedikit membulat di bagian belakang dan depan sehingga tidak terkesan kaku. Dengan dimensi 34,3 × 25,3 × 2,36 cm dan bobot 2,3 kg, laptop ini cukup ringkas dibawa bepergian. Ciri khas paling mencolok ada pada bagian cover dengan logo HyperX di tengahnya.
Keyboard & Palm Rest: Menggunakan keyboard full-size dengan RGB 4 zona yang terasa presisi saat dipakai mengetik maupun gaming.
Konektivitas Lengkap: Di sisi kiri terdapat charger port dan USB Type-A 3.2 Gen 2 (10Gbps). Di sisi kanan ada LAN port (RJ-45) dan satu USB Type-A 3.2 Gen 2 lagi. Sementara di bagian belakang tersedia HDMI 2.1 dan USB Type-C 3.2 Gen 2 yang juga mendukung USB Power Delivery 3.1, DisplayPort 1.4, serta HP Sleep and Charge sehingga bisa dipakai untuk mengisi daya laptop maupun menyambungkan ke monitor eksternal sekaligus

Sistem Pendingin & Upgrade: Laptop ini dibekali dua kipas (dual fan) untuk menjaga suhu tetap stabil. Soal upgrade, tersedia satu slot RAM kosong, namun cukup disayangkan slot SSD hanya satu tanpa cadangan.

FITUR KHUSUS

Beberapa fitur menarik yang disematkan pada HyperX Omen 15:

Konektivitas: Sudah mendukung WiFi 6 dan Bluetooth 5.4 yang bikin koneksi kalian makin satset, baik untuk kebutuhan kerja maupun gaming online.

Webcam: Dibekali kamera beresolusi 1080p yang cukup memenuhi kebutuhan meeting dan aktivitas daring kalian.

Omen Gaming Hub – Fan Self-Cleaning: Fitur menarik yang memungkinkan kalian membersihkan kipas laptop sendiri. Caranya gampang, cukup masuk ke Omen Gaming Hub, pilih menu Performance Control, lalu pilih Start Cleaning. Kipas akan otomatis berputar ke arah sebaliknya untuk mengeluarkan debu yang menempel.

Keyboard Programmable: Bagian paling menarik dari laptop ini. Tombol keyboard bisa disetel menjadi shortcut atau makro sesuai kebutuhan, dan diklaim memiliki polling rate hingga 8K diklaim sebagai yang pertama hadir di sebuah laptop, dan terasa sangat responsif saat dipakai main game.

TES PERFORMA: SEBERAPA KENCANG?

Sebagai catatan, seluruh pengujian pada HyperX Omen 15 ini dilakukan menggunakan Mode Balance, yaitu settingan tertinggi yang tersedia di Omen Gaming Hub.

Kecepatan SSD (CrystalDiskMark): Kami menguji kecepatan SSD NVMe 1TB-nya dan mendapatkan hasil sequential read 6.048,69 MB/s dan write 5.346,96 MB/s. Angka ini menunjukkan performa storage yang sangat kencang, cukup untuk mempercepat proses booting, loading aplikasi, hingga instalasi game.

Daya Tahan Baterai (PCMark 10): Kami menguji ketahanan dayanya menggunakan PCMark 10 dengan mode Modern Office. Untuk pengujian ini, kami menggunakan settingan mode Eco, mematikan backlit keyboard, serta mematikan koneksi internet dan Bluetooth dengan tingkat kecerahan layar di 50%. Hasilnya luar biasa, laptop ini berhasil bertahan hingga 13 jam 11 menit.

Prosesor (Cinebench): Kami menjalankan Cinebench R20 Loop sebanyak 10 kali dengan hasil 6.226–6.359 poin (rata-rata 6.325 poin), menandakan performa CPU tetap stabil untuk penggunaan berat dalam waktu lama tanpa mengalami throttling.

Grafis (3DMark): Time Spy (fokus DirectX 12/game modern), Fire Strike (DirectX 11/game populer), dan Steel Nomad (rendering berat ala game generasi mendatang) mencatatkan skor Time Spy 8.446, Fire Strike 20.998, dan Steel Nomad 1.838 solid untuk kelas harganya.

Produktivitas & Kreatif: Kami juga uji skenario kerja nyata pakai Adobe Premiere Pro dan Blender 3D. Render Blender lewat GPU cuma 26,07 detik, jauh lebih cepat dibanding lewat CPU yang 2 menit 32,49 detik, menunjukkan besarnya bantuan RTX 5050 dibanding mengandalkan CPU saja. Export video cut-to-cut 4K di Premiere Pro rampung dalam 52,79 detik. Kombinasi Ryzen 7 260U dan RTX 5050 ini optimal buat kerja kreatif tanpa nunggu lama tiap render atau export.

HASIL TES GAMING!

Karena spesifikasinya menarik di kelasnya, kami uji dengan deretan game populer.

Game Kompetitif (Esports): Perpaduan RTX 5050 dan layar QHD 180Hz bikin pergerakan visual sangat mulus tanpa hambatan. Dota 2: 103 FPS (QHD High), Counter Strike 2: 75 FPS (QHD High)

Game Berat & AAA: Berkat dukungan RTX 5050 dan DLSS, performa gaming tetap tinggi dan konsisten tanpa mengorbankan visual. Delta Force: 65 FPS (QHD Ultra Ultimate), Shadow of the Tomb Raider: 77 FPS (QHD Ultra), Sons of the Forest: 53 FPS (QHD Ultra High), Forza Horizon: 53 FPS (QHD Ultra), Cyberpunk 2077 (QHD Ultra): 16 FPS (RT off, DLSS on) · 61 FPS (RT on, DLSS on) · 30 FPS (RT off, DLSS off) · 81 FPS (RT on, DLSS off)

Sama seperti kebanyakan laptop RTX 5050, hasil pengujian Cyberpunk 2077 di atas menunjukkan betapa besar pengaruh kombinasi Ray Tracing dan DLSS terhadap framerate, jadi pastikan kalian mengatur kombinasi keduanya sesuai kebutuhan agar mendapat keseimbangan terbaik antara visual dan performa.
Hasil pengujian ini membuktikan performa gaming laptop ini tetap maksimal dan masuk akal untuk melibas berbagai game favorit kalian.

KESIMPULAN

Setelah melihat dari sisi desain, spesifikasi, fitur-fitur, hingga hasil pengujian performanya, HyperX Omen 15 ini terasa seperti sebuah langkah baru di lini gaming HP. Laptop ini punya spesifikasi yang kuat untuk kerja kreatif maupun gaming, lewat kombinasi Ryzen 7, RAM 16GB yang masih bisa di-upgrade, SSD 1TB, dan RTX 5050 meski TGP-nya tidak terlalu tinggi, hanya 55 watt saja.

Ditambah layar 2.5K 100% sRGB dengan refresh rate 180Hz, serta fitur-fitur menarik di Omen Gaming Hub, laptop ini terasa cukup banget untuk kelas laptop gaming harga Rp20 jutaan.

HyperX Omen 15 juga bisa dibilang salah satu langkah HP untuk membentuk identitas Omen yang baru, namun kali ini dengan memanfaatkan ekosistem HyperX. Sebuah kombinasi menarik yang layak dipertimbangkan bagi kalian yang mencari laptop gaming dengan fitur unik dan performa solid di kelasnya

Follow us